Indra Sjafri Akan Mulai Mencoret Pemain Timnas U-22 Setelah Laga Ujicoba Melawan Iran

Indra Sjafri Akan Mulai Mencoret Pemain Timnas U-22 Setelah Laga Ujicoba Melawan Iran

Skuat Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2019 saat ini masih memiliki 28 permain. Jumlah tersebut akan kembali diperas hingga menyisakan 20 pemain sesuai dengan regulasi dari panitia pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara tersebut.

Rencananya, Indra Sjafri akan mengumumkan para pemain yang akan dibawa ke SEA Games 2019 secara bertahap. Dengan begitu, beberapa pemain akan dipulangkan terlebih dahulu hingga pengumuman resmi skuat yang akan dibawa untuk mengikuti SEA Games 2019.

Tahap pertama pemulangan ini akan dilakukan Indra Sjafri sebagai evaluasi terhadap permainan Timnas U-22 ketika menjalani pertandingan uji coba melawan Iran di Stadion Pakansari, Cibinong. Dari pertandingan tersebut akan ada lima pemain yang dipulangkan.

Indra Sjafri Akan Mulai Mencoret Pemain Timnas U-22 Setelah Laga Ujicoba Melawan Iran
Indra Sjafri Akan Mulai Mencoret Pemain Timnas U-22 Setelah Laga Ujicoba Melawan Iran

“Setelah pertandingan menghadapi Iran, tim ini akan menyisakan 23 pemain karena 5 pemain akan dipulangkan lebih dulu. Nantinya akan diperas hingga menyisakan 20 pemain yang dianggap oleh tim pelatih paling siap untuk bermain di SEA Games 2019,” kata Indra.

Pada awalnya, Indra ingin memulangkan tiga pemain setelah laga ujicoba pertama menghadapi Iran di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Rabu lalu akan tetapi hal tersebut batal dilakukan.

“Kami batal mengumumkan siapa tiga pemain yang akan dicoret. Dari diskusi dengan tim pelatih memutuskan untuk memperpanjang waktu karena ada beebrapa yang harus dicari informasi mengenai para pemain. Yang jelas info kesehatan medis ada beberapa pemain yang harus dieliminasi,” imbuh mantan pelatih Bali United ini.

Sementara itu dari 20 pemain yang dibawa, setiap tim diizinkan untuk memasukan dua pemain senior. Sejauh ini ada 5 pemain dari tim senior yang memperkuat Timnas U-22 antara lain Evan Dimas, Zulfiandi dan Alberto Goncalves.