Van Dijk Tidak Ingin Berbuai Dengan Start Impresif Liverpool

Van Dijk Tidak Ingin Berbuai Dengan Start Impresif Liverpool

Bek tengah Liverpool, Virgil van Dijk tidak mau terlalu terbawa euforia untuk start dari Liverpool yang bagus pada musim ini. Dirinya mengatakan bahwa The Reds sejauh ini belum mendapatkan apapun sehingga hasil pada awal musim ini tidak perlu dibanggakan sama sekali.

Liverpool pada musim ini langsung melaju kencang sendirian. Tim yang ditangani oleh Jurgen Klopp ini sejauh ini mengumpulkan angka penuh dari 7 laga awal Premier League. The Reds saat ini meraih 21 poin dan berada di puncak klasemen.

Liverpool memiliki keunggulan lima poin dan posisi kedua yaitu Manchester City yang merupakan rival utama sekaligus juara bertahan selama dua musim terakhir.

Lebih dari itu, Liverpool sejauh ini selalu mencatatkan kemenangan dalam 16 pertandingan terakhir di Premier League. Catatan ini juga sekaligus termasuk pertandingan Liverpool pada akhir 2018/2019.

Van Dijk Tidak Ingin Berbuai Dengan Start Impresif Liverpool
Van Dijk Tidak Ingin Berbuai Dengan Start Impresif Liverpool

Catatan statistik diatas menjadi bukti betapa kuatnya Liverpool di Premier League. Akan tetapi, Van Dijk meminta kepada para pemain untuk tidak puas dan lengah setelah berhasil pencapaian yang apik.

“Media pasti menyukai statistik ini akan tetapi kenyataannya adalah kita belum mendapatkan apapun saat ini. Kami ingin terus melakukannya dengan baik dan masih banyak hal yang harus diperbaiki,” kata Van Dijk.

Beberapa pengamat menyampaikan bahwa start bagus dari Liverpool pada awal musim ini membuat peluang Liverpool untuk menjadi juara Premier League semakin besar. Bagi Van Dijk sendiri anggapan tersebut belum waktunya untuk dibicarakan.

“Ini masih terlalu awal untuk membicarakan juara karena ini masih Oktober dan masa sibuk dan berat akan semakin dekat,” kata kapten timnas Belanda.

Virgil van Dijk mengaku tidak ingin berandai-andai terlalu jauh. Sebabnya adalah menurutnya memenangkan setiap laga adalah hal terpenting untuk dipikirkan. Liverpool diharuskan untuk tetap fokus dan tidak terpeleset seperti pada musim lalu.

“Masih ada banyak laga yang tersisa dan satu-satunya yang harus menjadi fokus kami adalah memainkan permainan dengan sebaik mungkin. Kami tidak ingin melihat hal lain atau tim lain karena tidak ada gunanya melakukan hal tersebut.”

“Semua orang menyadari itu karena musim lalu kami melakukan beberapa kesalahan dan kami melihat bagaimana keadaan berubah dengan cepat. Saat ini, kami ingin fokus pada permainan kami sendiri,” jelasnya.

Ke depan, Liverpool akan menghadapi FC Salzburg pada lanjutan UEFA Champions League. Laga ini akan dimainkan di Anfield pada tengah pekan ini. Setelah laga Salzburg, Liverpool harus menghadapi Leicester City pada akhir pekan ini.