Hukuman Neymar Di UEFA Champions League Dipotong Menjadi Hanya 2 Pertandingan

Hukuman Neymar Di UEFA Champions League Dipotong Menjadi Hanya 2 Pertandingan

Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS memutuskan untuk mengurangi jumlah hukuman larangan bertanding di UEFA Champions League untuk penyerang PSG, Neymar.

Sebelumnya, Neymar terbukti bersalah karena berkomentar mengenai wasit ketika PSG disingkirkan oleh Manchester United pada babak 16 besar UEFA Champions League 2018-2019.

Pemain asal Brazil berusia 27 tahun tersebut pada proses dijatuhkan hukuman tiga kali larangan bermain di UEFA Champions League 2019-2020. Akan tetapi, sanksi tersebut akhirnya dikurangi menjadi hanya 2 pertandingan saja.

Pada rilis resminya, CAS mengonfirmasi pemotongan hukuman bagi Neymar.

Hukuman Neymar Di UEFA Champions League Dipotong Menjadi Hanya 2 Pertandingan
Hukuman Neymar Di UEFA Champions League Dipotong Menjadi Hanya 2 Pertandingan

“Pada pasal 15 ayat 1 dari peraturan UEFA mengenai regulasi kedisplinan, tercantum bahwa minimal larangan bertanding bagi para pemain adalah 2 perandingan untuk kasus mengeluarkan bahasa kasar terhadap ofisial dan wasit pertandingan,” kata mereka.

“Dengan berdasarkan peraturan tersebut, hukuman Neymar yang dikenakan oleh UEFA dikurangi menjadi hanya dua pertandingan,” lanjut pernyataan tersebut.

Dengan adanya kabar ini maka Neymar hanya akan melewati pertandingan melawan Real Madrid dan Galatasaray pada UEFA Champions Leagu 2019-2020.

Dirinya akan kembali dapat bermain ketika PSG melawat ke markas Club Brugge di Stadion Jan Breydel pada akhir Oktober nanti.

PSG sendiri akan mengawali pertandingan pertama UEFA Champions League menghadapi Real Madrid. Laga ini akan dimainkan pada Rabu, 18 Agustus 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari Waktu Indonesia Barat di Parc des Princes.